Kode: TLM192026
SKS: 1
Semester 4
NEIKE OCTARY
CAPA adalah sistem metodologi terstruktur yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menghilangkan penyebab ketidaksesuaian yang telah terjadi (perbaikan/corrective) maupun yang berpotensi terjadi (pencegahan/preventive) dalam sistem manajemen mutu laboratorium.
Critical Point Analysis (CPA) adalah suatu metode sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan titik-titik kritis (critical points) dalam seluruh tahapan proses pemeriksaan laboratorium yang berpotensi menimbulkan kesalahan atau ketidaksesuaian hasil.
Standard Operating Procedure (SOP) adalah dokumen tertulis yang memuat serangkaian instruksi kerja yang telah dibakukan, sistematis, dan konsisten untuk melaksanakan suatu kegiatan atau proses laboratorium guna menjamin mutu hasil pemeriksaan (ISO 15189:2022; Permenkes No. 43/2013).
CLSI EP05-A3 (2014)
Metode analisis adalah prosedur terstandar yang digunakan untuk mengukur konsentrasi atau aktivitas suatu analit dalam spesimen biologis secara akurat dan tepat.
"Ketidakpastian pengukuran adalah parameter yang berkaitan dengan hasil pengukuran yang mencirikan sebaran nilai yang dapat secara wajar dikaitkan dengan besaran yang diukur (measurand)."
PME (Pengendalian Mutu Eksternal) atau External Quality Assessment (EQA) adalah sistem evaluasi kinerja laboratorium melalui perbandingan hasil pemeriksaan antar laboratorium yang diselenggarakan oleh pihak eksternal yang independen.
PMI adalah prosedur mandiri laboratorium untuk memantau keandalan proses analitik setiap hari menggunakan bahan kontrol (control sera) yang dianalisis bersama sampel pasien sebelum hasil dikeluarkan. (
RPS
Pengendalian Mutu Internal (PMI) adalah prosedur yang dilaksanakan secara rutin oleh laboratorium untuk memantau kualitas hasil pemeriksaan sebelum dilaporkan kepada klinisi. PMI merupakan bagian dari sistem jaminan mutu (quality assurance) yang bertujuan mendeteksi kesalahan analitik secara dini.