Kode: TLM192007
SKS: 1
Semester 2
NEIKE OCTARY
Sistem endokrin adalah jaringan kelenjar dan organ yang menghasilkan, menyimpan, dan mensekresi hormon langsung ke dalam aliran darah untuk mengatur berbagai fungsi tubuh.
Gangguan sistem hepar adalah kondisi ketika fungsi hati mengalami penurunan akibat infeksi, peradangan, penumpukan lemak, atau kerusakan jangka panjang.
Sistem urogenital mencakup:
Sistem urinaria: ginjal, ureter, vesika urinaria, uretra
Sistem reproduksi: organ reproduksi pria & wanita
Patofisiologi urogenital adalah gangguan fungsi akibat kerusakan struktur, infeksi, sumbatan, gangguan hormonal, atau gangguan aliran urin/reproduksi.
Sistem pencernaan dapat mengalami gangguan akibat infeksi, peradangan, sumbatan, hingga gangguan enzimatik. Lima kondisi penting yang sering dipelajari adalah:
Gastritis
Gastroenteritis
Cholelithiasis (Kolelitiasis / batu empedu)
Cholecystitis
Pancreatitis
Gangguan keseimbangan asam-basa adalah kondisi ketika pH darah tubuh tidak berada pada rentang normal (± 7,35–7,45). Gangguan ini terjadi karena ketidakseimbangan antara asam (H⁺) dan basa (HCO₃⁻/bikarbonat), yang dapat mengganggu fungsi enzim, sel, hingga organ vital.
Dua gangguan utama adalah Asidosis dan Alkalosis.
Tubuh manusia mempertahankan keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam-basa agar fungsi sel, jaringan, dan organ tetap normal. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Gangguan sistem pernapasan adalah kondisi medis yang menghambat kemampuan tubuh untuk bernapas normal, ditandai dengan sesak napas, nyeri dada, atau peradangan saluran napas.
GANGGUAN SISTEM PEREDARAN DARAH
RPS
Inflamasi adalah respons protektif jaringan vaskularisasi terhadap cedera, agen infeksius, atau iritan lainnya, yang ditandai dengan pengeluaran cairan, plasma, dan leukosit dari pembuluh darah ke jaringan yang cedera