Kode: BD232019
SKS: 1
Semester 4
UMI SALAMAH
Kajian psikologi tentang persiapan seorang ayah dalam persiapan menjadi orang tua membahas kesiapan psikologis, emosional, sosial, dan peran ayah dalam menghadapi kehamilan hingga pengasuhan anak. Kajian ini mencakup perubahan peran dan tanggung jawab laki-laki sebagai calon ayah, kesiapan mental menghadapi kelahiran anak, dukungan emosional kepada pasangan, pembentukan ikatan ayah dan bayi (bonding), adaptasi terhadap perubahan keluarga, serta faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Selain itu, dibahas pula pentingnya komunikasi, kesiapan ekonomi, pengelolaan stres, dan dukungan keluarga dalam membentuk peran ayah yang positif guna mendukung tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga.
Mata kuliah Psikologi Perempuan dan Perencanaan Kehamilan mempelajari aspek psikologis perempuan sepanjang siklus kehidupan reproduksi serta kesiapan mental dan emosional dalam merencanakan kehamilan. Mata kuliah ini membahas konsep dasar psikologi perempuan, perubahan psikologis pada masa pranikah, prakonsepsi, kehamilan, persalinan, dan masa nifas, faktor yang memengaruhi kesehatan mental perempuan, serta peran dukungan keluarga dan lingkungan. Selain itu, mahasiswa mempelajari perencanaan kehamilan yang sehat melalui kesiapan fisik, psikologis, sosial, dan reproduksi, termasuk konseling, komunikasi terapeutik, serta edukasi kepada pasangan usia subur untuk mewujudkan kehamilan yang direncanakan dan berkualitas.
Mata kuliah Persiapan dan Perencanaan Kehamilan membahas konsep dasar perencanaan kehamilan yang sehat, aman, dan terencana sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu, ayah, dan calon bayi. Mata kuliah ini mencakup kesiapan fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan reproduksi sebelum kehamilan, pemeriksaan prakonsepsi, pemenuhan gizi, imunisasi, skrining kesehatan, perencanaan usia ideal kehamilan, kesehatan reproduksi, serta pencegahan faktor risiko pada masa prakonsepsi. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari edukasi dan konseling kepada pasangan usia subur mengenai persiapan kehamilan yang optimal guna mendukung terwujudnya kehamilan sehat dan penurunan risiko komplikasi maternal maupun neonatal
Infertilitas adalah kondisi ketidakmampuan pasangan untuk mencapai kehamilan setelah ≥12 bulan berhubungan seksual tanpa kontrasepsi, yang dapat bersifat primer atau sekunder, dengan penyebab berasal dari faktor perempuan seperti gangguan ovulasi (misalnya Sindrom Ovarium Polikistik), kelainan tuba, atau Endometriosis, faktor laki-laki seperti kualitas sperma yang buruk, maupun kombinasi keduanya; faktor risiko meliputi usia, gaya hidup, dan penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus, sehingga penanganannya mencakup pemeriksaan diagnostik pada kedua pasangan, terapi medis atau bedah, hingga teknologi reproduksi berbantu seperti Fertilisasi In Vitro, serta dukungan edukasi dan psikologis oleh tenaga kesehatan.
Materi pemeriksaan laboratorium dalam asuhan kebidanan pranikah adalah upaya skrining kesehatan calon pengantin untuk mendeteksi dini penyakit dan faktor risiko sebelum kehamilan.
Mempelajari tentang teori dan model pemeriksaan tambahan fertilitas, analisa pemeriksaan hasil pemeriksaan semen, temperatur basal, pemeriksaan mukus serviks, tes fern dan uji pasca coitus
Mata kuliah Skrining Pranikah merupakan mata kuliah yang membahas konsep, prinsip, dan praktik pemeriksaan kesehatan pada calon pengantin sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan pasangan dan keturunan. Fokus utama mata kuliah ini adalah pada upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan reproduksi.
Asuhan kebidanan pada pranikah merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada perempuan dan pasangan sebelum memasuki pernikahan, dengan tujuan mempersiapkan kondisi fisik, mental, dan sosial agar siap menjalani kehidupan berkeluarga serta reproduksi yang sehat.